Itu semua tidak lain adalah gelora yang membara untuk mendapatkannya
Tidak ada yang menandinginya dan Tuhan Maha Tahu akan hamba-hambaNya
Kendati dipagari dari jangkauan kita dengan segala hal yang tidak menyenangkan,
dan diselimuti dengan hal-hal yang menyakitkan dan menyedihkan jiwa
Demi Allah betapa bahagianya dikumpulkan di dalamnya,
dengan berbagai macam kenikmatan yang bisa dinikmati
Demi Allah, betapa nikmat hidup di kemah-kemahnya, di taman-tamannya,
dan berjalan-jalan di dalamnya dengan senyum riang
Demi Allah, betapa indah lembahnya, tempat mendapatkan tambahan
bagi tamu-tamu khusus, jika Anda termasuk di antara mereka
Di lembah tersebut, rasa rindu bergemuruh, sang kekasih melihat
bahwa rasa rindu ini mendapatkan kemenangan
Demi Allah, betapa bahagianya para kekasih, ketika Allah
mengajak mereka berdialog dan member ucapan selamat kepada mereka
Demi Allah, betapa sejuknya mata melihat wajah Allah dengan jelas,
tidak ada gunung yang menutupinya, dan mata pun tidak bosan memandangNya
Duhai pandangan yang membuat wajah berseri-seri,
segalanya aman setelah itu, dan sang kekasih pun terhibur
Demi Allah, betapa banyaknya kebaikan jika Dia tersenyum,
untukNya cahaya di pagi hari bersinar
Duhai, betapa nikmatnya memandang kepadaNya jika Dia datang,
dan betapa indah suaraNya jika Dia berbicara
Duhai betapa pemalunya ranting yang basah ketika ia bergoyang,
betapa pemalunya dua fajar ketika dia mengulum senyum
Jika hati Anda sakit hati karena cinta kepadaNya
maka Dia pasti tiba di tempat Anda dengan obat di tangan
Anda lihat pesona wajahNya jika ia memperlihatkan diri kepada Anda
seluruh organ tubuh terasa senang dan dia pun mendapatkan kenikmatan dengannya
Mata terasa takjub ketika ia (syurga) kelihatan,
berbagai macam buah-buahan dengan berbagai cita rasanya yang tidak pernah habis
Tandan dari anggur dan apel syurga,
delima di mana di dahan-dahannya terdapat isi yang sangat lezat
Bunga-bunga didekatkan di pipinya,
(bagaikan) khamr yang diletakkan di mulut
Inagtlah kepada Ar-Rahman wahai wara para pelamar huurun ‘iin,
jika Anda menginginkannya maka inilah waktu maharnya telah datang
Puasalah Anda pada besok pagi, barangkali dengan begitu
Anda meraih ‘Idul Fithri pada saat seluruh manusia diperintah berpuasa
Majulah, dan jangan puas dengan kehidupan yang penuh kesengsaraan ini
karena sesungguhnya orang yang tidak bangkit, maka tidak selamat dengan semua kesenangan
Mari kite berjalan menuju syurga-syurga ‘And,
karena ia adalah tempat tinggal kita pertama dan di dalamnya terdapat banyak kemah-kemah
Tragisnya kita tertawan oleh musuh,
duhai dapatkah kita kembali ke tempat kita semula dengan selamat?
Mereka mengatakan bahwa jika orang asing dideportasi,
dan dijauhkan dari tanah airnya, maka ia rugi besar
Duhai adakah keterasingan yang melebihi keterasingan kita?
Musuh-musuh kita telah banyak berkorban untuk berkuasa!
Mati kita berjalan menuju pasar,
di dalamnya orang-orang yang tercinta bertemu dengan orang yang telah dikenalnya
Apa yang Anda inginkan, maka silakan ambil dengan gratis,
karena pegadangnya telah meminjaminya dan menyerahkannya
Mari kite berjalan kepada hari penambahan
hari itu adalah hari berkunjung kepada Pemilik ‘Arasy,
dan hari itu adalah musimnya
Mari kita menuju lembah, di dalamnya terdapat rumah yang luas,
dan tanahnya lebih harum dari kesturi
Ia adalah mimbar dari cahaya di sana dengan lapang,
dan tanahnya lebih harum dari kesturi
Bukit dari kesturi yang dijadikan kursi-kursi,
Orang-orang selain pemilik mimbar tersebut pun tahu hal ini
Ketika mereka sedang menikmati kebahagiaannya,
dan rezki mengucur kepada mereka dan dibagikan kepada mereka
Tiba-tiba mereka berada pada sinar yang berkilauan,
dengan seantero syurga terang benderang dan tidak terbayangkan keindahannya,
Tuhan langit menampakkan diri kepada mereka dengan jelas
Ia tersenyum di atas langit dan berfirman,
salam sejahtera atas kalian,
mereka semua mendengar ucapan salam-Nya ketika Ia mengucapkan salam
Ia berfirman, mintalah kepadaKu apa saja yang kalian inginkan,
karena semua yang kalian inginkan ada padaKu dan Akulah Pemberi Rahmat
Mereka mengatkan bahwa kami menginginkan keridhaan,
maka Engkaulah Pemilik Segala Keridhaan dan Engkaulah Pemberi Rahmat
Lalu Ia mengabulkan permintaan mereka dan mereka semua menyaksikannya,
Allah MahaTinggi dan Maha Mulia
Wahai orang yang menjual ini semua dengan harga yang murah dan tergesa-gesa,
sepertinya Anda tidak tahu, nanti Anda pasti tahu
Jika Anda tidak tahu, maka ini adalah kerugian besar,
kalaupun Anda tahu, maka sesungguhnya kerugian itu lebih besar lagi.
[Tamasya Ke Syurga, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, Darul Falah Jakarta, 1425 H]
Tidak ada yang menandinginya dan Tuhan Maha Tahu akan hamba-hambaNya
Kendati dipagari dari jangkauan kita dengan segala hal yang tidak menyenangkan,
dan diselimuti dengan hal-hal yang menyakitkan dan menyedihkan jiwa
Demi Allah betapa bahagianya dikumpulkan di dalamnya,
dengan berbagai macam kenikmatan yang bisa dinikmati
Demi Allah, betapa nikmat hidup di kemah-kemahnya, di taman-tamannya,
dan berjalan-jalan di dalamnya dengan senyum riang
Demi Allah, betapa indah lembahnya, tempat mendapatkan tambahan
bagi tamu-tamu khusus, jika Anda termasuk di antara mereka
Di lembah tersebut, rasa rindu bergemuruh, sang kekasih melihat
bahwa rasa rindu ini mendapatkan kemenangan
Demi Allah, betapa bahagianya para kekasih, ketika Allah
mengajak mereka berdialog dan member ucapan selamat kepada mereka
Demi Allah, betapa sejuknya mata melihat wajah Allah dengan jelas,
tidak ada gunung yang menutupinya, dan mata pun tidak bosan memandangNya
Duhai pandangan yang membuat wajah berseri-seri,
segalanya aman setelah itu, dan sang kekasih pun terhibur
Demi Allah, betapa banyaknya kebaikan jika Dia tersenyum,
untukNya cahaya di pagi hari bersinar
Duhai, betapa nikmatnya memandang kepadaNya jika Dia datang,
dan betapa indah suaraNya jika Dia berbicara
Duhai betapa pemalunya ranting yang basah ketika ia bergoyang,
betapa pemalunya dua fajar ketika dia mengulum senyum
Jika hati Anda sakit hati karena cinta kepadaNya
maka Dia pasti tiba di tempat Anda dengan obat di tangan
Anda lihat pesona wajahNya jika ia memperlihatkan diri kepada Anda
seluruh organ tubuh terasa senang dan dia pun mendapatkan kenikmatan dengannya
Mata terasa takjub ketika ia (syurga) kelihatan,
berbagai macam buah-buahan dengan berbagai cita rasanya yang tidak pernah habis
Tandan dari anggur dan apel syurga,
delima di mana di dahan-dahannya terdapat isi yang sangat lezat
Bunga-bunga didekatkan di pipinya,
(bagaikan) khamr yang diletakkan di mulut
Inagtlah kepada Ar-Rahman wahai wara para pelamar huurun ‘iin,
jika Anda menginginkannya maka inilah waktu maharnya telah datang
Puasalah Anda pada besok pagi, barangkali dengan begitu
Anda meraih ‘Idul Fithri pada saat seluruh manusia diperintah berpuasa
Majulah, dan jangan puas dengan kehidupan yang penuh kesengsaraan ini
karena sesungguhnya orang yang tidak bangkit, maka tidak selamat dengan semua kesenangan
Mari kite berjalan menuju syurga-syurga ‘And,
karena ia adalah tempat tinggal kita pertama dan di dalamnya terdapat banyak kemah-kemah
Tragisnya kita tertawan oleh musuh,
duhai dapatkah kita kembali ke tempat kita semula dengan selamat?
Mereka mengatakan bahwa jika orang asing dideportasi,
dan dijauhkan dari tanah airnya, maka ia rugi besar
Duhai adakah keterasingan yang melebihi keterasingan kita?
Musuh-musuh kita telah banyak berkorban untuk berkuasa!
Mati kita berjalan menuju pasar,
di dalamnya orang-orang yang tercinta bertemu dengan orang yang telah dikenalnya
Apa yang Anda inginkan, maka silakan ambil dengan gratis,
karena pegadangnya telah meminjaminya dan menyerahkannya
Mari kite berjalan kepada hari penambahan
hari itu adalah hari berkunjung kepada Pemilik ‘Arasy,
dan hari itu adalah musimnya
Mari kita menuju lembah, di dalamnya terdapat rumah yang luas,
dan tanahnya lebih harum dari kesturi
Ia adalah mimbar dari cahaya di sana dengan lapang,
dan tanahnya lebih harum dari kesturi
Bukit dari kesturi yang dijadikan kursi-kursi,
Orang-orang selain pemilik mimbar tersebut pun tahu hal ini
Ketika mereka sedang menikmati kebahagiaannya,
dan rezki mengucur kepada mereka dan dibagikan kepada mereka
Tiba-tiba mereka berada pada sinar yang berkilauan,
dengan seantero syurga terang benderang dan tidak terbayangkan keindahannya,
Tuhan langit menampakkan diri kepada mereka dengan jelas
Ia tersenyum di atas langit dan berfirman,
salam sejahtera atas kalian,
mereka semua mendengar ucapan salam-Nya ketika Ia mengucapkan salam
Ia berfirman, mintalah kepadaKu apa saja yang kalian inginkan,
karena semua yang kalian inginkan ada padaKu dan Akulah Pemberi Rahmat
Mereka mengatkan bahwa kami menginginkan keridhaan,
maka Engkaulah Pemilik Segala Keridhaan dan Engkaulah Pemberi Rahmat
Lalu Ia mengabulkan permintaan mereka dan mereka semua menyaksikannya,
Allah MahaTinggi dan Maha Mulia
Wahai orang yang menjual ini semua dengan harga yang murah dan tergesa-gesa,
sepertinya Anda tidak tahu, nanti Anda pasti tahu
Jika Anda tidak tahu, maka ini adalah kerugian besar,
kalaupun Anda tahu, maka sesungguhnya kerugian itu lebih besar lagi.
[Tamasya Ke Syurga, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, Darul Falah Jakarta, 1425 H]
Komentar