Langsung ke konten utama

Jangan Makan Di Gandasari

To All Muslim Binusian : Jangan makan di warung gorengan GandaSari, yang deket golden bowl! Barusan saya makan di sana, terus ngelihat asisten yang jual nuang sesuatu yang terbakar pada saat dituang. Lalu saya tanya, itu apa? Dia jawab pelan2, takut dimarah sama bosnya. Lalu jawabannya apa coba? Jawabannya :: Ang ciu (arak merah)!

Saya yang saat itu sedang makan capcay di sana, langsung kaget & tidak berselera makan... capcay yang sisa beberapa suap lagi saya tinggalkan begitu saja (setelah membayar sebelumnya)...

!@!@*&^*&@!^*&!@*^& Allaahummaghfirlii...

Padahal saya dari dulu percaya sama dia karena jual masakan Indonesia, karena dia mengaku muslim (dan logikanya juga gk masak2 yg haram)... padahal saya dari dulu ninggalin warung sebelahnya (Dapur Mahasiswa, yang pakai AC itu) karena warung sebelahnya jelas2 pakai Ang Ciu (pelayannya saya tanya juga waktu itu).

Tapi masih mending dapur mahasiswa, dia bilang terus terang dari awal. Terus dia nawarin, untuk saya gk pake Ang Ciu, tapi saya gk mau karena kan wajannya & alat masaknya tetep aja bekas pake Ang Ciu kan?

Jujur, baik, dan saya ngehormatin. Maklum masakan chinese biasanya pakai Ang Ciu (makanya saya tanya dulu, karena biasanya pakai). Nah kalau Gandasari enggak, malah ngebohongin.... Tega banget ngebohongin...

Padahal pernah saya tanya bumbu apa aja, gk dijawab pake ang ciu. Padahal tiap sore saya makan ke sana abis shalat maghrib pake sarung, pake baju taqwa, muka saya jg ada lihyah (jenggot)-nya, sekali lihat jg tahu saya muslim dan dia juga ngaku muslim!

Aah... saudara seiman sendiri aja gk bisa dipercaya...

Stop semua, hati2! Waspadalah!

Teruatama untuk anak-anak kost sejahtera, lebih baik kalau nyari makanan di warung lain, terutama kalau yang jual rajin shalat di masjid. Seperti warung nasi goreng mas khalil di depan SMA Tarsisius, atau sate madura di sebelahnya, atau warteg Bahari, atau Gado-gado depan Video Ezy, atau yang lainnya. Terutama mas khalil, dia rajin banget shalat maghrib & Isya di masjid (emang bukanya dari sore)!

Hati-hati, sekali lagi hati-hati...

Di dalam hadits shahih dari Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bahwasanya beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali kebaikan dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang Mukmin seperti yang diperintahkan kepada para rasul."

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah."(Al-Baqoroh:172)

Kemudian Allah berfirman,"Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan."(Al-Mukminun:51)

Kemudian, Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam juga menjelaskan tentang seorang musafir yang berdoa kepada Allah dengan mengangkat tangannya tingi-tinggi seraya berkata"ya Rabb,ya Rabb", tetapi makanan,minuman dan pakaiannya haram, maka Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda,"doanya tidak akan dikabulkan." Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam telah mengecap bahwa doa orang seperti itu tidak akan dikabulkan!

You are what you eat!

Tertanda,
Haryo Prabowo

28 Juni 2008
BiNusian 0900793905
Kost H. Salbini Kamar B-24

Buat yang belum tahu ::

Cap (10) Cay (Sayur) ==
masakan yang terdiri atas olahan 10 macam sayur-sayuran

Ang (Merah) Ciu (Arak) == Arak Merah
bumbu tradisional masakan china. Terbuat dari fermentasi beras ketan.
Fermentasi ini sifatnya beralkohol, memabukkan.
Sedang dalam Islam yang memabukkan itu haram, sedikit ataupun banyak,
untuk diminum langsung ataupun untuk sekedar bumbu masak.

Temannya Ang Ciu == Pek (Putih) Ciu (Arak) == Arak Putih
bumbu tradisional masakan china juga, mirip2 sama Ang Ciu.

Komentar

Anonim mengatakan…
Wah baru ketahuan sekarang yah......
Alhamdulillah akhirnya bisa ketahuan juga, daripada tidak sama sekali. Bisa bahaya perut kita nih....

Jazakallah khairan...
Mudah-mudahan teman yang lain percaya akan berita ini.
Anonim mengatakan…
stuju tuh ama kalimat "we are what we eat". Kalo yg kita makan ga baik, bisa-bisa kita jadi ga baik juga.
Paris Van Java mengatakan…
@ anonim :
makanya, saya gk makan ketan. Yang banyaknya memabukkan itu == haram, entah sedikit ataupun banyak =)
Paris Van Java mengatakan…
@ anonim :

makanya saya gk doyan ketan =)
Benakribo mengatakan…
wahaha thanks ya buat infonya kakak senior hahaa ^^
sixtotwelve mengatakan…
waduh yo,,ternyata dapur mahasiswa juga ga halal ya?duh susah cari makan dibinus ya.
request dong yo tempat tempat makan yang haram di binus.biar saya bisa lebih hati hati dalam memilih tempat makan.
Anonim mengatakan…
@atas : lebih baik beritahu yang memang sudah terbukti halal...daripada diberitahu yang tidak halal kan yang lain kita ga tau halal atau tidak...
Anonim mengatakan…
makasih buat infonya.
Anonim mengatakan…
Semua orang bisa kok berbuat salah walaupun dia se-iman juga, nama-nya juga manusia. Ingat kalau kita sudah dewasa itu, biasa-nya kepribadian individual lebih dominan terhadap orang lain yang tidak kita kenal.
Anonim mengatakan…
Hmmm...
J.Co saya baru tahu gak ada label halalnya.
Untung baru makan 3 kali :D
Anonim mengatakan…
makasih atas infonya mas. soalnya saya binusian baru, jadi ga tau apa2.
anugerah perdana mengatakan…
republik kuliner mah insya Allah aman dari yg ginian :D

Postingan populer dari blog ini

Buku Tamu aka Guest Book

Bagi yg ingin meninggalkan jejak kehidupannya, silakan menuliskannya di sini. Sudah disediakan tempatnya. Tinggalkan pesan & kesan Anda di sini, jgn ragu2, walaupun sekedar "say hi". Kalau ada message yg agak pribadi, silakan kirim via email ke bledaone @ gmail.com. NB : Walau tanggal postnya 07/01/10 tetapi guest book ini baru dibuat 07/12/10.

Sayap Terindah

jika seseorang mencintai wanita pilihannya maka ia harus setia mendengar setiap keluhannya memberi masukan ketika ia minta memberikan dukungannya ketika ia membutuhkan dan memberikannya sayap ketika ia kan terbang ... ketika kau ingin terbang menggapai cita2mu tugasku lah untuk mempersiapkan sepasang sayap terindah sehingga kau dapat menari diantara lukisan pelangi dan melihat dari atas sana merah dan hitamnya ummat ini sehingga ku harap hatimu kan tergerak tuk berbuat untuk mereka ... juga untukku ... ps: di atas quotenya Mario Teguh + quote Kang Ridha + quote saya, digabungin :) pps : posting ini ditulis gara2 hasil curhat sama kang Ridha, Fajar dan Amri. Baarakallahu fiikum, uhibbukum fillaah, :)