Langsung ke konten utama

JoJoBa - Jomblo2 "Bahagia" (?!)

Dapat dari blognya akh Ichsan Mufti. Saya kurang bisa meresapi tapi faham yang beliau maksudkan (karena saya juga merasakan). Selamat menyimak!
jOjObA-Jomblo2 Bahagia-

Baca perlahan dan resapi… Betapa sepi hati seorang pemuda yang ditinggal menikah oleh banyak teman sebayanya. Undangan demi undangan terus ia hadiri. Sendirii, masih saja sendiri.

Ketika godaan begitu mendobrak alam sadar, seorang harus senantiasa berlindung dan bertaubat jika terlanjur. Berlari kepada Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penebar Kasih dan Sayang.

Kita harus sepakat bahwa “sabar” adalah jawaban terbaik bagi kita para jojoba (JOmblo-JOmblo BAhagia), toh karena setiap manusia punya masanya.

Bacalah… Karena ia adalah senja merah. Bismillah…



Senja merah…
Awan itu tersenyum padaku
Membuat aku mengurai apa itu kesepian
Apa itu cinta

Sendiri selepas hari ini
Kembali aku sendiri

Labil adanya jiwa kita
Jika sarangnya tak tau entah dimana
Ia ingin terbang kesana kemari
Namun sayapnya terus ajak dia kembali

Masalahnya…
Ia bingung harus kemana
Jika ia ingin kembali kepada satu hati
Itu yang belum ia miliki

Padahal banyak orang katakan dewasa padanya
Namun gulana tak jarang bersamanya
Itu karena dia kesepian
Sepi bagai ruang tanpa lantunan Al-Qur’an

Beberapa kali ia mabuk
Karena matanya tak kunjung takluk
Takluk oleh iman dihatinya
Sehingga seharusnya ia jaga itu semua

Keesokan harinya ia mabuk kembali
Mabuk pada sesosok yang tak halal sama sekali
Ooh… Apa yang terjadi padanya
Kali ini ia mulai gila

Kejadian seperti itu hanya sesaat
Namun bekasnya itu lho… Dahsyat
Selepas itu toh mereka kembali sendiri…
Masing-masing sendiri lagi

Tak ada yang berubah kecuali hati yang membatu

Mengapa ibadah tak nikmat lagi mereka rasa
Itu karena;
Bayang-bayang tadi merampas khusyuk
Hambar hari itu rasanya sujud dan rukuk

Ya Rabbi..Jangan kau cabut nyawa ini kecuali nanti
Ketika ia siap dengan kondisi terbaik yang ia miliki
Jangan hari ini besok ataupun lusa
Karena ketika itu sepertinya agamaku masih setengah adanya

Tunggulah nanti ketika ada perhiasan paling berharga penyejuk hatiku
Yang akan teruuus menemaniku
Ya…Hingga nanti di surga pun, kami masih bersama
Entahlah dia itu siapa -penuh tanda tanya-

(Karena ku yakin Kau’kan pilihkan yang terbaik bagiku setelah kau perbaiki diriku)

Amin

Ichsan Mufti
Wisma Ukhuwah 15 januari 2007 ba’da ‘isya dikamar yang sunyi.

http://kadomuslim.com/?p=27#comment-48

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buku Tamu aka Guest Book

Bagi yg ingin meninggalkan jejak kehidupannya, silakan menuliskannya di sini. Sudah disediakan tempatnya. Tinggalkan pesan & kesan Anda di sini, jgn ragu2, walaupun sekedar "say hi". Kalau ada message yg agak pribadi, silakan kirim via email ke bledaone @ gmail.com. NB : Walau tanggal postnya 07/01/10 tetapi guest book ini baru dibuat 07/12/10.

Jangan Makan Di Gandasari

To All Muslim Binusian : Jangan makan di warung gorengan GandaSari, yang deket golden bowl! Barusan saya makan di sana, terus ngelihat asisten yang jual nuang sesuatu yang terbakar pada saat dituang. Lalu saya tanya, itu apa? Dia jawab pelan2, takut dimarah sama bosnya. Lalu jawabannya apa coba? Jawabannya :: Ang ciu (arak merah)! Saya yang saat itu sedang makan capcay di sana, langsung kaget & tidak berselera makan... capcay yang sisa beberapa suap lagi saya tinggalkan begitu saja (setelah membayar sebelumnya)... !@!@*&^*&@!^*&!@*^& Allaahummaghfirlii... Padahal saya dari dulu percaya sama dia karena jual masakan Indonesia, karena dia mengaku muslim (dan logikanya juga gk masak2 yg haram)... padahal saya dari dulu ninggalin warung sebelahnya (Dapur Mahasiswa, yang pakai AC itu) karena warung sebelahnya jelas2 pakai Ang Ciu (pelayannya saya tanya juga waktu itu). Tapi masih mending dapur mahasiswa, dia bilang terus terang dari awal. Terus dia nawarin, untuk saya gk ...

Sayap Terindah

jika seseorang mencintai wanita pilihannya maka ia harus setia mendengar setiap keluhannya memberi masukan ketika ia minta memberikan dukungannya ketika ia membutuhkan dan memberikannya sayap ketika ia kan terbang ... ketika kau ingin terbang menggapai cita2mu tugasku lah untuk mempersiapkan sepasang sayap terindah sehingga kau dapat menari diantara lukisan pelangi dan melihat dari atas sana merah dan hitamnya ummat ini sehingga ku harap hatimu kan tergerak tuk berbuat untuk mereka ... juga untukku ... ps: di atas quotenya Mario Teguh + quote Kang Ridha + quote saya, digabungin :) pps : posting ini ditulis gara2 hasil curhat sama kang Ridha, Fajar dan Amri. Baarakallahu fiikum, uhibbukum fillaah, :)