Langsung ke konten utama

Refleksi

Pagi itu bumi berguncang dan banjir melanda...
Membuat hati berdebar dan tubuh gemetaran...
Semuanya sudah ditulis dan semuanya sudah ditetapkan...
Allah tidak kejam dan Allah tidak berbuat aniaya...
Akan tetapi Allah Maha adil lagi Maha bijaksana...

Allah lebih Penyayang kepada hamba-hamba-Nya
daripada kasih sayang ibunda kepada buah hatinya...
Bagaimana mungkin Allah yang Maha Penyayang
tega menganiaya hamba-hamba-Nya?
Saudaraku, ada hikmah agung di balik ini semua...

Agar kita ingat dan sadar tentang dosa dan kesalahan kita yang selama ini kita geluti dan tekuni dari sejak kita baligh hingga dewasa atau tua renta...
Berapa banyak dosa kita, sudahkah kita bertaubat dari itu semua?

Saudaraku, pagi itu banjir telah melanda...
Namun ingatlah, itu masih belum ada apa-apanya apabila dibandingkan dengan kegoncangan hari kiamat...
Hari dimana seorang ibu yang menyusui sudah tidak peduli lagi dengan bayi susuannya...
Hari dimana orang-orang berdiri sempoyongan, bukan karena mabuk, namun karena kedahsyatan guncangannya...
Menangislah karena musibah yang menimpamu...
Dan menangislah lebih keras lagi apabila ternyata selama ini masa hidupmu telah kau sia-siakan dengan berbuat dosa dan kemaksiatan dengan bertabur syirik dan kebid’ahan...

Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami Tiada sesembahan yang hak selain Engkau...
Engkaulah tempat bergantung...
Karuniakanlah kepada kami taubatan nasuha sebelum bencana yang sebenarnya mencegat amal shalih...
Dan pada hari itu umat manusia sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa...
Saudaraku, mumpung Allah masih memberikan kesempatan bagi kita untuk menghirup udara kehidupan...
Masih bisa untuk mendengarkan lantunan ayat-ayat Al Qur’an...
Masih bisa untuk menyimak hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam...
Ubahlah cara hidup kita...
Kalau dulu akrab dengan musik dan nasyid maka kini nikmatilah segarnya siraman ayat Al Qur’an...
Kalau dulu terjerat dalam fanatisme partai dan golongan maka kini merdekakanlah diri kita...
Kalau dulu bermandikan lumpur dosa maka kini siramlah tubuhmu dengan curahan pahala...
Dan mohonlah ampunan dari-Nya

sumber : www.muslim.or.id (modified)

Komentar

Anonim mengatakan…
atrikelnya bagus, www.muslim.or.id
Anonim mengatakan…
Hm,,, Innnalillahi..

Smoga masyarakat Indonesia bs lebih peduli lngkungan dan semakin dekat dgn Rabbnya..
^^,

Postingan populer dari blog ini

Jangan Makan Di Gandasari

To All Muslim Binusian : Jangan makan di warung gorengan GandaSari, yang deket golden bowl! Barusan saya makan di sana, terus ngelihat asisten yang jual nuang sesuatu yang terbakar pada saat dituang. Lalu saya tanya, itu apa? Dia jawab pelan2, takut dimarah sama bosnya. Lalu jawabannya apa coba? Jawabannya :: Ang ciu (arak merah)! Saya yang saat itu sedang makan capcay di sana, langsung kaget & tidak berselera makan... capcay yang sisa beberapa suap lagi saya tinggalkan begitu saja (setelah membayar sebelumnya)... !@!@*&^*&@!^*&!@*^& Allaahummaghfirlii... Padahal saya dari dulu percaya sama dia karena jual masakan Indonesia, karena dia mengaku muslim (dan logikanya juga gk masak2 yg haram)... padahal saya dari dulu ninggalin warung sebelahnya (Dapur Mahasiswa, yang pakai AC itu) karena warung sebelahnya jelas2 pakai Ang Ciu (pelayannya saya tanya juga waktu itu). Tapi masih mending dapur mahasiswa, dia bilang terus terang dari awal. Terus dia nawarin, untuk saya gk ...

Sayap Terindah

jika seseorang mencintai wanita pilihannya maka ia harus setia mendengar setiap keluhannya memberi masukan ketika ia minta memberikan dukungannya ketika ia membutuhkan dan memberikannya sayap ketika ia kan terbang ... ketika kau ingin terbang menggapai cita2mu tugasku lah untuk mempersiapkan sepasang sayap terindah sehingga kau dapat menari diantara lukisan pelangi dan melihat dari atas sana merah dan hitamnya ummat ini sehingga ku harap hatimu kan tergerak tuk berbuat untuk mereka ... juga untukku ... ps: di atas quotenya Mario Teguh + quote Kang Ridha + quote saya, digabungin :) pps : posting ini ditulis gara2 hasil curhat sama kang Ridha, Fajar dan Amri. Baarakallahu fiikum, uhibbukum fillaah, :)

Test New Post