Hari ini tiga orang ulama besar (kibar 'ulama) dari Jordania datang mengunjungi Indonesia. Ketiganya adalah murid-murid dari Al-'Allamah Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani, rahimahullah. Ketiga ulama itu adalah Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilali, Syaikh Ali Hasan Al-Halabi dan Syaikh Muhammad Musa Alu Nashr.
Jadwal mereka untuk hari ini adalah mengadakan Silaturahmi Akbar ke-4 di masjid Istiqlal. Sebelumnya, pada Juli 2006 diadakan juga acara yang serupa (Silaturahmi Akbar ke-3) dengan mengundang para masyayikh dari Madinah.
Saya dan dua orang teman lainnya berencana datang ke sana. Kami berangkat satu jam sebelum acara dimulai, yaitu pukul 08 (mulai pukul 09). So there we go..
Di tengah jalan, terjadi hal yang tidak diinginkan :: macet. It is unusual for a trafic jam to be happened in saturday, as it is a holiday for a majority of worker (my work place is excluded). Karena macet itulah, supir metromini yang kami tumpangi akhirnya "frustasi", dan akhirnya kami dipindahkan ke metromini lainnya. Oke, sampai di situ gak masalah.
Sampai selesai di destinasi perpindahan angkutan, kami turun. Terus jalan menuu ke tempat transit busway (tepatnya :: Trans Jakarta ). Di tengah jalan kami bertiga baru inget, bahwa busway belum beroperasi lagi sejak terjadi banjir besar di Jakarta. Oh no... Sebelum berjalna jauh, kami tanya pak polisi yang ada di dekat kami untuk memastikan apakah dugaan kami benar atau salah. Dan ternyata, dugaan kami benar. Ah, tidak!
Qaddaraallah. Ma wan ya syaa-u fa'ala...
Akhirnya kami kembali ke tempat kost, dengan mengambil jalan memutar. Naik metromini lagi, sebab itu opsi yang paling mudah & cepat. Ternyata terulang lagi kejadian sebelumnya :: kami dipindahkan lagi ke metromini lainnya. So, we've changed 4 times in a row.
...
Akhirnya sampai di rumah (kost) juga. Saya langsung dapat ide untuk mencoba datang ke kajian sabtu yang biasa diadakan di dekat kost kami. Teman saya menolak, dan mengatakan bahwa kemungkinan beasr si Ustadznya juga datang ke Istiqlal. Saya pribadi sebenarnya sedikit banyak merasa begitu, but I insisted to come ^^
Jalan, jalan, jalan, eh terulang lagi kasus yang sama :: kami dipindahkan ke angkot tetangga! (this time we use angkot, not metromini). Jadi kami sudah pindah2 angkutan sebanyak 6 kali dalam kurun waktu 2 jam! Fiuh...
Akhirnya nyampe di tempat kajian. Seperti dugaan semula : masjidnya kosong. ^^
So, kamu pulang kembali....
Tapi yang pulang cuman teman2 saya. Saya pribadi, berhubung di kost gak ada kerjaan, akhirnya datang ke lab komputer dan menjelajah web + finishng project. Dan inilah salah satu hasilnya :: sebuah posting di bledaone.blogspot.com.
Jadwal mereka untuk hari ini adalah mengadakan Silaturahmi Akbar ke-4 di masjid Istiqlal. Sebelumnya, pada Juli 2006 diadakan juga acara yang serupa (Silaturahmi Akbar ke-3) dengan mengundang para masyayikh dari Madinah.
Saya dan dua orang teman lainnya berencana datang ke sana. Kami berangkat satu jam sebelum acara dimulai, yaitu pukul 08 (mulai pukul 09). So there we go..
Di tengah jalan, terjadi hal yang tidak diinginkan :: macet. It is unusual for a trafic jam to be happened in saturday, as it is a holiday for a majority of worker (my work place is excluded). Karena macet itulah, supir metromini yang kami tumpangi akhirnya "frustasi", dan akhirnya kami dipindahkan ke metromini lainnya. Oke, sampai di situ gak masalah.
Sampai selesai di destinasi perpindahan angkutan, kami turun. Terus jalan menuu ke tempat transit busway (tepatnya :: Trans Jakarta ). Di tengah jalan kami bertiga baru inget, bahwa busway belum beroperasi lagi sejak terjadi banjir besar di Jakarta. Oh no... Sebelum berjalna jauh, kami tanya pak polisi yang ada di dekat kami untuk memastikan apakah dugaan kami benar atau salah. Dan ternyata, dugaan kami benar. Ah, tidak!
Qaddaraallah. Ma wan ya syaa-u fa'ala...
Akhirnya kami kembali ke tempat kost, dengan mengambil jalan memutar. Naik metromini lagi, sebab itu opsi yang paling mudah & cepat. Ternyata terulang lagi kejadian sebelumnya :: kami dipindahkan lagi ke metromini lainnya. So, we've changed 4 times in a row.
...
Akhirnya sampai di rumah (kost) juga. Saya langsung dapat ide untuk mencoba datang ke kajian sabtu yang biasa diadakan di dekat kost kami. Teman saya menolak, dan mengatakan bahwa kemungkinan beasr si Ustadznya juga datang ke Istiqlal. Saya pribadi sebenarnya sedikit banyak merasa begitu, but I insisted to come ^^
Jalan, jalan, jalan, eh terulang lagi kasus yang sama :: kami dipindahkan ke angkot tetangga! (this time we use angkot, not metromini). Jadi kami sudah pindah2 angkutan sebanyak 6 kali dalam kurun waktu 2 jam! Fiuh...
Akhirnya nyampe di tempat kajian. Seperti dugaan semula : masjidnya kosong. ^^
So, kamu pulang kembali....
Tapi yang pulang cuman teman2 saya. Saya pribadi, berhubung di kost gak ada kerjaan, akhirnya datang ke lab komputer dan menjelajah web + finishng project. Dan inilah salah satu hasilnya :: sebuah posting di bledaone.blogspot.com.
Komentar